Jemaat GKI Hendrik Jan Agter Korido Sambut Hangat Peserta Wisata Rohani PAM Siloam Waena

A
Absalom A. Maban
15 September 2025, 16:25 WIT
298 Kali Dibaca
BAGIKAN:
Buletin SIloam, KORIDO, SUPIORI SELATAN – Jemaat GKI Hendrik Jan Agter Korido di Klasis Supiori Selatan menyambut kedatangan rombongan peserta wisata rohani Persekutuan Anggota Muda (PAM) Jemaat GKI Siloam Waena dari Jayapura. Penyambutan berlangsung meriah pada Rabu, 2 Juli 2025, di depan Gedung Gereja GKI Hendrik Jan Agter Korido.

Pendeta Yunus Polopadang S.Th, selaku Ketua Jemaat GKI Hendrik Jan Agter Korido, menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini sudah menjadi rutinitas bagi jemaat dan gereja GKI di Tanah Papua. 

"Yang tadinya tidak saling mengenal akhirnya saling mengenal. Ini juga sangat mempererat persekutuan kita antar jemaat yang satu dengan lainnya dan kegiatan ini juga menambah semacam satu kekeluargaan dalam satu tubuh Kristus," ujar Pendeta Yunus.

Ia menambahkan, kunjungan yang dijadwalkan berlangsung sekitar sebelas hari ini tidak hanya bertujuan mempererat persekutuan anggota muda, tetapi menjadi momen untuk merenungkan tanggung jawab generasi muda sebagai penerus gereja di Tanah Papua. 

"PAM Jemaat GKI Siloam Waena ini dalam bahasa gereja disebut jemaat misioner yang sudah mampu melayani keluar dan ke dalam, dan itu pertanda bahwa kita sudah mulai membangun tanda-tanda kehadiran Kerajaan Allah," jelasnya.

Mengenai persiapan jemaat, Pendeta Yunus menuturkan, "Baik dalam keadaan darurat atau dalam persiapan, itu sudah terbiasa karena jemaat ini tidak hanya melayani dari kita di kalangan GKI di Tanah Papua, tetapi juga berbagai macam denominasi gereja yang datang di Korido." Ia mencontohkan kedatangan gereja Yahweh dari Raja Ampat dan aliran Pentakosta dari Manokwari yang mengadakan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Korido.

"Semua kita terima. Di sini gereja mulai terbuka, kita tidak perlu mempersoalkan sekarang paham tentang gereja ini, gereja itu. Tapi sekarang bagaimana supaya membangun kebersamaan kita, dan itu merupakan suatu kekuatan bagi kita," tegas Pendeta Yunus. Ia juga mengungkapkan rencana balasan kunjungan ke Jayapura, ke jemaat lain yang pernah mereka kunjungi.

Pendeta Yunus berharap kegiatan ini membawa pengalaman baru bagi pemuda Siloam dan Agter, serta semakin memperkokoh persekutuan. "Saya tahu bahwa nanti ada perubahan-perubahan bagi kita punya pemuda-pemuda. Biasanya begini, kalau yang tidak pernah mungkin aktif di PAM tapi dengan adanya perkunjungan seperti ini mendorong dia untuk mungkin lebih aktif lagi," harapnya.

Mira Kafiar, Ketua PAM Jemaat GKI Hendrik Jan Agter Korido, juga hadir dalam penyambutan PAM Jemaat GKI Siloam Waena. Ia menjelaskan tradisi penyambutan yang dilakukan. "Kita di sini selalu siap. Kalau ada Pemuda dari Gereja yang lakukan kunjungan kesini, apa lagi yang baru pertama kali datang di sini, berarti masuknya seperti injak piring, kalungkan bunga, pakaikan mahkota. Tetapi kami tidak sempat siapkan mahkota. Jadi yang ada hanya injak piring dengan kalungkan bunga, jadi persiapan di sini seperti itu," tutur Mira.

Mira menambahkan bahwa antusiasme PAM Jemaat H.J.Agter Korido sangat tinggi dalam menyambut tamu dari Jayapura. "Teman-teman disini sangat senang untuk menerima tamu-tamu yaitu teman-teman dari Jayapura. Buktinya sama-sama bekerja siapkan sesgala sesuatu untuk acara kegiatan ini. Persiapan kami sudah dari jauh-jauh hari," ujarnya.

Lebih lanjut, Mira berharap kegiatan ini bisa memberi dampak yang positif kepada terhadap pelayanan. "Untuk membangun persahabatan yang lebih dekat. Kita saling sharing dan saling berbagi pengalaman pelayanan. Apa yang menjadi kelebihan dari teman-teman di Agter bisa melengkapi kekurangan teman-teman dari Siloam, dan begitu juga sebaliknya, apa yang menjadi kelebihan dari teman-teman di Siloam itu bisa melengkapi kekurangan teman-teman dari Agter," pungkas Mira Kafiar.

Penyambutan ini menunjukkan komitmen Jemaat GKI Hendrik Jan Agter Korido untuk tidak hanya menerima jemaat dari kalangan GKI saja, tetapi juga dari berbagai denominasi gereja di Tanah Papua. Semua ini dilakukan untuk satu kesatuan dan kekuatan dalam membangun jemaat, khususnya Persekutuan Anggota Muda (PAM) sebagai penerus gereja dan yang terutama untuk kesatuan Tubuh Kristus. (*)

TAGS: #P2J #GkiSiloamWaena